Sekelumit Tentang Sunda Dan Kujang Dari Album Poto Uwa Aries Kurniawan Di Fesbuk

Posted on 2 November 2011

4


Kemaren siang anakku ,Bagus, bertanya tentang Naon Sih Sunda teh…diapun bertanya tentang Kujang. Bu kalo kujang teh sekarang  sama kaya senjata di game point blank ya ? Walah mau jawab gimana Kujang ko disamakan dengan senjata pointblank. Jujur karena bingung ngejawab, akhirnya aku cari cari sumber tulisan dan menemuukan  tulisan di fesbuk teman bapaknya Bagus, Uwa Aries Kurniawan. Kata si uwa dalam tulisan difesbuknya begini :

Berkaitan dengan persoalan filsafat seni sebelumnya, maka jelas bahwa karya seni/objek/artefak tradisional masyarakat timur akan memiliki muatan-muatan yang berbeda dengan masyarakat lainnya. Ada langkah atau upaya rasionalisasi dari masyarakat tersebut sehingga apa yang dihasilkan dapat diterima dengan baik oleh setiap anggotanya, baik secara bentuk maupun makna.SEKELUMIT TENTANG SUNDA DAN KUJANG

Dalam sebuah karya seni terkandung makna atau pikiran tertentu dalam sebuah perasaan, yang hanya dapat diungkap oleh sebuah penjarakkan, yang disebut dengan jarak estetik (lihat Sumardjo, 2000). Dari pernyataan ini dapat diperoleh pemahaman bahwa setiap pengamat dapat dengan mudah terjebak oleh hanya tampilan luarnya saja. Namun dalam upaya mengungkap makna dibaliknya, seseorang harus terdorong daya interpretasinya sehingga dapat membangun sebuah pemahaman atas karya secara utuh.

Berdasarkan uraian sebelumnya, setiap masyarakat memiliki cara pandang dan cara ungkap pemahamannya atas alam dan dunianya sendiri-sendiri. Tidak ada sebuah mekanisme interpretasi yang dapat dipaksakan menurut hegemoni filsafati tertentu.

Bagi masyarakat Sunda, upaya untuk mengungkap makna dibalik perupaan sebuah artefak, yang dalam penelitian ini adalah kujang, tidak dapat dilakukan dengan mengadopsi cara atau pendekatan yang keluar dari konteks cara ungkap masyarakatnya sendiri. Dengan demikian, cara atau pendekatan yang dipergunakan dalam mengungkap dimensi intrinsik dari artefak Sunda seperti Ilmu Palintangan Sunda Buhun (Sunda Lama) berdasarkan disiplin Aksara Sansakerta atau Ha Na Ca Ra Ka (cacarakan) berdasarkan kitab Sastra Jendra Hayuningrat, Pola Tiga Sunda (Kosmologi Sunda), Pancaniti atau Lima Titian Ilmu, Konsep Estetika Sunda Pada Kujang, Konsep Perupaan Kujang, merupakan cara atau pendekatan yang benar dan relevan dalam konteks filsafat timur, maupun filsafat seni. Hal ini dikarenakan cara atau pendekatan tersebut berlandaskan kepada tuntunan kehidupan masyarakat Sunda yang merupakan cara mereka berfilsafat, membangun pengetahuan berikut kekuatan penjelasannya (explanatory power), membangun jarak estetik, sekaligus kritis, dengan artefak-artefak warisan budayanya sendiri (Kurniawan, A 2011)

Sumber : Aries Kurniawan On Face Book

Posted in: Budaya