Susahnya Mendidik Anak

Posted on 13 Oktober 2011

0


Inilah tulisan pertama dalam blog pertamaku. Anakku, Bagus,  pulang sekolah dimukanya ada sedikit biru-biru. Waah gaswat, berantem lagi dengan teman sekelasnya. Kali ini suamiku agak berang melihat wajah Bagus sedikit biru, gaya remannya keluar, maklum deh mantan preman. Tadinya ingin mendatangi ke sekolahnya, ini lebih gaswat lagi… aku sangat takut jika dia ke sekolah dengan emosi begitu. Eeh alhamdulillah, meski Suamiku jadi kesekolah Bagus ternyata dia tidak marah-marah (sudah jinak kalee….).

Sorenya, kami berdiskusi dan menyadari, mungkin kami yang kurang paham dalam mendidik anak. Pengennya sih menjadi orangtua yang baik. Dari diskusi itu, kami masih juga bingung…akhirnya coba browsing, dan menemukan artikel yang sangat menarik dari A. Fatih Syuhud, dibaca langsung di copas. Lengkapnya seperti ini :

Agar Anak Pintar Bergaul

Agar Anak Pintar Bergaul. Seri artikel pendidikan Islam untuk Muslim
Oleh A. Fatih Syuhud
Ditulis untuk Buletin Santri
Ponpes Al-Khoirot Malang

Social skills atau kemampuan bergaul sangat penting dalam kehidupan anak anda sejak dini. Yakni, sejak masa anak mulai belajar berkomunikasi dengan yang lain baik di playgroups, masuk sekolah sampai bekerja. Kemampuan bergaul membantu yang lain merasa nyaman dengan si anak dan membantunya berteman dengan mudah. Kemampuan dalam membina hubungan pertemanan akan membantu anak untuk mengatasi konflik dengan cara yang sehat. Orang tua dapat membantu anaknya mempelajari kemampuan bergaul yang akan mereka gunakan selama hidupnya. Kepintaran berkomunikasi juga mutlak diperlukan dimiliki seorang pemimpin. Dan kita semua pada dasarnya adalah seorang pemimpin dan calon pemimpin pada level yang berbeda-beda. Orang tua itu sendiri adalah pemimpin bagi anak-anaknya. Nabi Muhammad bersabda yang artinya, “Kalian semua adalah penggembala (baca, pemimpin). Dan setiap penggembala bertanggung jawab atas gembalaannya.”

Ada beberapa langkah yang harus dilakukan orang tua untuk mendidik anaknya membangun social skills.

Yang pertama adalah dengan mulai dari diri sendiri.  Pendidikan terbaik dalam mendidik anak adalah perilaku yang diperagakan setiap hari oleh orang tua di depan anak. Orang tua harus melakukan terlebih dahulu perilaku apapun yang ingin dilakukan anak.

Orang tua yang tidak harmonis dan sering bertengkar akan menghambat kemampuan anak dalam membangun social skills-nya. Begitu juga, perilaku kasar orang tua dalam mendidik anak akan berakibat pada miskonsepsi anak dalam mengatasi konflik.

Kedua, ajari etika bergaul yang benar sejak dini yakni sejak usia antara 2 sampai 5 tahun. Kemampuan bergaul anak akan ditentukan pada usia ini. Karena, saat prasekolah ini merupakan masa paling sensitif untuk mempelajari etika berperilaku yang baik. Apabila anak bersikap ramah, baik dan jujur, itu pertanda karakter anak sudah terbangun.

Sumber : http://afatih.wordpress.com/2011/10/11/agar-anak-pintar-bergaul/

Posted in: dUNIA aNAK